Pengarang : Cecelia Ahern
Tahun : 2013
Tahun : 2013
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : -
Jumlah halaman : 630 halaman
Sinopis:
***
Novel ini memiliki judul Love, Rosie pada terbitan aslinya dan telah difilmkan dengan judul yang sama. Memiliki inti cerita cinta dalam persahabatan terdengar klise namun novel ini memberikan kisah yang menarik dari perjalanan Rosie dan Alex untuk mempersatukan cinta mereka. Dimulai dari kepindahan Alex ke Boston sedangkan Rosie harus bertahan di Irlandia karena 'terpaksa' mengandung anak mantannya membuat keduanya berpisah namun tetap saling berkontak walaupun Rosie berbohong tentang kandungannya. Kehidupan Rosie berubah karena kehadiran anaknya, mimpinya sebagai pemilik hotel pun ia tinggalkan, segalanya bumi berputar di sekitar Katie -gadis kecilnya.
Ketakutan akan perubahan yang akan terjadi di antara mereka berdua membuat Rosie maupun Alex tidak pernah mengungkapkan perasaannya masing-masing. Walaupun di akhir cerita mereka berdua bersatu dan akan membuat pembaca tersenyum haru.
Dari sampul novel yang menunjukkan sepasang lelaki dan perempuan saling merangkul ini cukup membuat mata saya tertarik ingin membacanya. Novel ini memilki ukuran lebih kecil dari ukuran novel biasanya (yang berukuran A5) dan setebal 635 halaman.
Saya suka dengan penamaan tokoh 'Rosie' dan 'Alex' terdengar cantik dan memorable. Karakter Rosie dan Alex nakal di masa remaja selayaknya remaja lainnya, mereka suka mengejek guru mereka, keduanya tergantung satu sama lain, jika Rosie membutuhkan Alex maka begitu pula sebaliknya. Pembaca akan mengikuti perkembangan tokoh seiring perjalanan usia, terutama Rosie dikarenakan novel ini diceritakan dalam sudut pandang Rosie. Kelemahan di novel ini yaitu, kurangnya bentuk narasi dan hampir keseluruhan cerita hanya berbentuk dialog dalam bahkan berupa email dan smsnamun hal ini bisa jadi kelebihannya. Jika kalian sudah menonton adaptasi filmya saya rasa tidak ada salahnya jika ingin membaca novelnya karena segalanya menjadi lebih rinci dan lebih realistis tentunya.
Rating: 4 bintang dari 5
resensi where rainbows end cecelia ahern, resensi novel love, rosie, resensi novel where rainbows end, novel tentang cinta dalam sahabat
Sinopis:
Mulai dari anak-anak nakal sampai menjelma remaja pemberontak, Rosie dan Alex selalu bersama. Sayangnya, di tengah-tengah serunya masa remaja, mereka harus berpisah. Alex dan keluarganya pindah ke Amerika.Rosie benar-benar tersesat tanpa Alex. Namun, pada malam sebelum dia berangkat untuk bersama kembali dengan Alex, Rosie mendapat kabar yang akan mengubah hidupnya selamanya, dan menahannya di tanah kelahirannya, Irlandia.Meski demikian, ikatan batin mereka terbukti sanggup melewati suka-duka kehidupan masing-masing. Tetapi, keduanya tidak siap menghadapi perubahan lain yang terjadi di antara mereka: Cinta.
***
sumber: pribadi
Novel ini memiliki judul Love, Rosie pada terbitan aslinya dan telah difilmkan dengan judul yang sama. Memiliki inti cerita cinta dalam persahabatan terdengar klise namun novel ini memberikan kisah yang menarik dari perjalanan Rosie dan Alex untuk mempersatukan cinta mereka. Dimulai dari kepindahan Alex ke Boston sedangkan Rosie harus bertahan di Irlandia karena 'terpaksa' mengandung anak mantannya membuat keduanya berpisah namun tetap saling berkontak walaupun Rosie berbohong tentang kandungannya. Kehidupan Rosie berubah karena kehadiran anaknya, mimpinya sebagai pemilik hotel pun ia tinggalkan, segalanya bumi berputar di sekitar Katie -gadis kecilnya.
Ketakutan akan perubahan yang akan terjadi di antara mereka berdua membuat Rosie maupun Alex tidak pernah mengungkapkan perasaannya masing-masing. Walaupun di akhir cerita mereka berdua bersatu dan akan membuat pembaca tersenyum haru.
Dari sampul novel yang menunjukkan sepasang lelaki dan perempuan saling merangkul ini cukup membuat mata saya tertarik ingin membacanya. Novel ini memilki ukuran lebih kecil dari ukuran novel biasanya (yang berukuran A5) dan setebal 635 halaman.
Saya suka dengan penamaan tokoh 'Rosie' dan 'Alex' terdengar cantik dan memorable. Karakter Rosie dan Alex nakal di masa remaja selayaknya remaja lainnya, mereka suka mengejek guru mereka, keduanya tergantung satu sama lain, jika Rosie membutuhkan Alex maka begitu pula sebaliknya. Pembaca akan mengikuti perkembangan tokoh seiring perjalanan usia, terutama Rosie dikarenakan novel ini diceritakan dalam sudut pandang Rosie. Kelemahan di novel ini yaitu, kurangnya bentuk narasi dan hampir keseluruhan cerita hanya berbentuk dialog dalam bahkan berupa email dan sms
Rating: 4 bintang dari 5
resensi where rainbows end cecelia ahern, resensi novel love, rosie, resensi novel where rainbows end, novel tentang cinta dalam sahabat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar