Jumat, 13 Januari 2017

Rooftoppers - Para Penghuni Atap oleh Katherine Rundell


Judul buku  : Rooftoppers - Para Penghuni Atap
Pengarang   : Katherine Rundell
Tahun         : 2013
Penerbit      : Tiga Serangkai
Harga         :  Rp 50.000,-
Jumlah halaman : 299 halaman



Rooftoppers - Para Penghuni Atap, dari judul di sampul novel ini membuat saya tertarik untuk membacanya begitu melihat deretan novel fiksi di Toko Buku Gramedia. Berhubung tidak tahu harus membeli apa, langsunglah saya sambar di detik-detik terakhir begitu saya mau pulang.


Novel ini menceritakan tentang anak perempuan bernama Sophie yang diasuh oleh seorang lelaki bernama Charles. Sophie tidak seperti kebanyakan gadis lainnya. Penampilannya urakan, ia tidak suka mengenakan rok, pakaiannya tidak pernah tak bernoda dan rambutnya tampak seperti benang kusut. Namun ia adalah gadis pemberani, tangguh dan kuat. Di sisi lain Sophie memiliki keyakinan bahwa ibunya masih hidup dan kepercayaannya pada kalimat,
"Jangan pernah mengabaikan kemungkinan"
mengantarkannya menuju Paris, Perancis berkat alamat yang terdapat pada kotak cello yang menjadi penyalamat hidupnya saat bayi. Petualangan Sophie dan Charles mencari ibu Sophie tidak berjalan sesuai harapan Sophie. Namun kemudian Sophie bertemu Matteo, si penghuni atap dan disinilah petualangan Sophie di Paris berlanjut.

Secara penulisan novel ini sudah cukup baik dengan sudut pandang orang ke tiga. Hanya saja sebagai novel terjemahan, sisipan bahasa Perancis yang terdapat dalam dialog tidak semua memiliki keterangan terjemahannya menjadi kekurangan dalam penulisan. 

Banyak hal yang bisa dipelajari dari novel ini, terutama karakter Sophie yang sangat mencolok. Keberanian, keingintahuan dan keteguhan hati Sophie patut dicontoh. Unsur politik yang menggambarkan Paris dalam cerita juga sangat relevan dengan realita. Kesulitan para rooftoppers atau penghuni atap untuk bertahan hidup menjadi kisah yang sangat menarik dalam novel ini. 

Untuk ketebalan buku sebanyak 300 halaman ini saya rasa cukup pas, gaya penulisan penulis enak dibaca. Saya agak kecewa dengan sampulnya yang mana menunjukkan gadis kecil duduk di atap tidak berambut merah lidah api seperti halnya di dalam isi novel. Untuk membaca novel ini saya memerlukan dua hari, sebenarnya bisa lebih cepat jika waktu sangat luang.

Rating : 4 stars of 5

resensi rooftoppers, resensi novel rooftoppers, resensi para penghuni atap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar