Pengarang : Meg Cabot
Tahun : 2011
Tahun : 2011
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : -
Jumlah halaman : 288 halaman
Buku yang saya dapatkan di tumpukan buku obral, saya langsung tertarik dengan sampul novelnya yang menggambarkan sepasang wanita dan pria berpegangan tangan mengenakan pakaian dan gaun yang tampak klasik. Awalnya agak ragu karena saya tidak begitu menyukai cerita klasik seperti yang dikarang Jane Austen contohnya karena kalimat bakunya terkadang malah tidak mengena. Tapi saya putuskan membelinya mumpung murah dan kapan lagi dapat buku marah. Hahaha. Alhasil setelah tersimpan mungkin empat bulan di rak buku, saya baru sempat membacanya :p
Nicola Sparks seorang yatim piatu berambut coklat, ia yakin parasnya cantik namun tidak secantik sahabatnya Eleanor. Keluarga Eleanor yang berbaik hati padanya sudah bagaikan keluarga baginya. Namun kemudian Nicola pindah ke keluarga Bartholomew yang mana pria dikaguminya tinggal, Lord Sebastian. Lord Sebastian adalah pria yang sangat tampan, rambutnya pirang dan bermata biru secerah langit musim panas, yang tentunya kaya raya dan baik. Impian Nicola pun berhasil, ia bertunangan dengan lelaki pujaannya itu dan dirinya akan mendapat gelar viscountess begitu menikah dengannya. Hidup Nicola sempurna bagai cerita dalam buku dan sajak-sajak favoritnya, namun suatu hal kemudian membuatnya ragu akibat kakak Eleanor, Nathaniel. Ia yakin Nathaniel hanya ingin merusak kebahagiannya.
Novel ini berlatar belakang Inggris di masa yang mana strata sosial begitu kentara, gaun-gaun, pita-pita, kendaraan kuda, pesta dansa, dan perjodohan begitu kental di novel ini. Jika kamu pernah menonton atau membaca Pride and Prejudice saya rasa memiliki latar waktu yang sama dengan novel ini. Karakter tokoh utama Nicola Sparks, menyukai hal yang puitis, tahu dalam bersikap dan berketerampilan menata busana yang sangat baik, Ia selalu berdebat dengan kakak Eleanor, Nathaniel yang selalu menjahili dan tidak menyukai sajak yang kadang kala Nicky -begitu sapaannya- dilontarkan. Eleanor, sahabatnya selalu menjadi tempat curahan hati Nicky dan selalu mendukungnya dalam situasi apapun. Lord Sebastian dengan senyum menawan dan tentu saja sangat tampan selalu membuat Nicola terpesona dan jantungnya berdegup kencang tiap kali melihatnya. Kisah cinta Nicola tidak berjalan begitu baik dengan Lord Sebastian setelah mempertanyakan tujuan pria itu menikahinya, dan Nathaniel akan masuk ke dalam perjalanan cerita. Kelemahan di novel ini yaitu ada kalanya penggambaran seorang tokoh memandang rendah seseorang yang tampak tidak lebih baik, walaupun dengan alasan yang cukup terdengar logis. Lalu terdapat plot-hole yang mana Nathaniel tidak dijelaskan dengan rinci bagaimana ia bisa suka atau memang menyukai Nicola.
Novel dengan tebal 288 halaman ini saya habiskan membaca dalam waktu dua hari saja. Karena ini novel terjemahan yang biasanya memiliki kosa kata yang aneh atau tidak nyaman, saya tidak begitu menemukannya dan cukup enjoy membacanya. Agak berharap novel yang dibuat Meg Cabot dan diterbitkan tahun 2001 ini akan segera diadaptasi ke dalam film. Namun entahlah nampaknya tidak mungkin.
Rating: 3.5 bintang dari 5
resensi Nicola and The Viscount, resensi novel Nicola and The Viscount, resensi Nicola dan Sang Viscount, novel Nicola dan Sang Viscount,
Buku yang saya dapatkan di tumpukan buku obral, saya langsung tertarik dengan sampul novelnya yang menggambarkan sepasang wanita dan pria berpegangan tangan mengenakan pakaian dan gaun yang tampak klasik. Awalnya agak ragu karena saya tidak begitu menyukai cerita klasik seperti yang dikarang Jane Austen contohnya karena kalimat bakunya terkadang malah tidak mengena. Tapi saya putuskan membelinya mumpung murah dan kapan lagi dapat buku marah. Hahaha. Alhasil setelah tersimpan mungkin empat bulan di rak buku, saya baru sempat membacanya :p
Nicola Sparks seorang yatim piatu berambut coklat, ia yakin parasnya cantik namun tidak secantik sahabatnya Eleanor. Keluarga Eleanor yang berbaik hati padanya sudah bagaikan keluarga baginya. Namun kemudian Nicola pindah ke keluarga Bartholomew yang mana pria dikaguminya tinggal, Lord Sebastian. Lord Sebastian adalah pria yang sangat tampan, rambutnya pirang dan bermata biru secerah langit musim panas, yang tentunya kaya raya dan baik. Impian Nicola pun berhasil, ia bertunangan dengan lelaki pujaannya itu dan dirinya akan mendapat gelar viscountess begitu menikah dengannya. Hidup Nicola sempurna bagai cerita dalam buku dan sajak-sajak favoritnya, namun suatu hal kemudian membuatnya ragu akibat kakak Eleanor, Nathaniel. Ia yakin Nathaniel hanya ingin merusak kebahagiannya.
Novel ini berlatar belakang Inggris di masa yang mana strata sosial begitu kentara, gaun-gaun, pita-pita, kendaraan kuda, pesta dansa, dan perjodohan begitu kental di novel ini. Jika kamu pernah menonton atau membaca Pride and Prejudice saya rasa memiliki latar waktu yang sama dengan novel ini. Karakter tokoh utama Nicola Sparks, menyukai hal yang puitis, tahu dalam bersikap dan berketerampilan menata busana yang sangat baik, Ia selalu berdebat dengan kakak Eleanor, Nathaniel yang selalu menjahili dan tidak menyukai sajak yang kadang kala Nicky -begitu sapaannya- dilontarkan. Eleanor, sahabatnya selalu menjadi tempat curahan hati Nicky dan selalu mendukungnya dalam situasi apapun. Lord Sebastian dengan senyum menawan dan tentu saja sangat tampan selalu membuat Nicola terpesona dan jantungnya berdegup kencang tiap kali melihatnya. Kisah cinta Nicola tidak berjalan begitu baik dengan Lord Sebastian setelah mempertanyakan tujuan pria itu menikahinya, dan Nathaniel akan masuk ke dalam perjalanan cerita. Kelemahan di novel ini yaitu ada kalanya penggambaran seorang tokoh memandang rendah seseorang yang tampak tidak lebih baik, walaupun dengan alasan yang cukup terdengar logis. Lalu terdapat plot-hole yang mana Nathaniel tidak dijelaskan dengan rinci bagaimana ia bisa suka atau memang menyukai Nicola.
Novel dengan tebal 288 halaman ini saya habiskan membaca dalam waktu dua hari saja. Karena ini novel terjemahan yang biasanya memiliki kosa kata yang aneh atau tidak nyaman, saya tidak begitu menemukannya dan cukup enjoy membacanya. Agak berharap novel yang dibuat Meg Cabot dan diterbitkan tahun 2001 ini akan segera diadaptasi ke dalam film. Namun entahlah nampaknya tidak mungkin.
Rating: 3.5 bintang dari 5
resensi Nicola and The Viscount, resensi novel Nicola and The Viscount, resensi Nicola dan Sang Viscount, novel Nicola dan Sang Viscount,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar