Jumat, 09 Juni 2017

Letter to My Daughter oleh Maya Angelou

sumber gambar: Goodreads

Judul buku  : Letter to My Daughter
Pengarang  : Maya Angelou
Tahun         : 2012
Penerbit      : Gagas Media
Harga         :  - 
Jumlah halaman : 225 halaman


Pertama, saya ingin menceritakan sejarah membeli buku ini. Saya beli di Gramedia Merdeka, Bandung di belakang toko yang merupakan tempat buku-buku Gramedia yang didiskon. Agak lupa, rasanya saya membeli buku ini dengan harga 20.000 rupiah dengan diimingi cover buku yang menarik, berbentuk amplop! Unik bukan? Setelah membuka buku berbentuk unik ini saya agak kecewa karena dengan harapan besar buku ini menceritakan tentang hubungan seorang ibu dan anak perempuannya namun ternyata eng ing eng buku ini lebih seperti diari Maya Angelou. Tapi bukannya saya sepenuhnya kecewa, buku ini tentu saja sangat menginspirasi karena sudut pandang Maya Angelou yang merupakan orang berkulit hitam, berpendirian, cerdas dalam menghadapi kehidupannya.

Ada beberapa quote menginspirasi dan yang satu ini merupakan yang paling saya suka:
"Jangan berkeluh kesah. Jadilah setiap usahamu untuk mengubah hal-hal yang tidak kau suka. Jika kau tidak bisa membuat perubahan, maka ubahlah cara berpikirmu. Mungkin kau akan menemukan sebuah solusi baru."
Maya Angelou sebagaimananya layaknya seorang ibu, di dalam buku ini banyak nasihat-nasihat dan pelajaran yang bisa kita ambil. Perjalanan beliau dimulai dari remaja, hamil, memiliki putra, hidup mandiri, seorang performer, menjadi dosen, dan lain sebagainya sangat menginspirasi. Mungkin inilah tujuan judul buku ini "Letter to My Daughter" walaupun sebenarnya buku ini bisa saja dibaca oleh kaum lelaki. Haha.

Sepanjang membaca buku ini saya merasa terhenyuk memandang Maya Angelou yang sangat humanis dan penuh kasih sayang. Semoga saya bisa berhati lapang seperti beliau.

Saya beri rate buku ini 3.8 dari 5 bintang


resensi Letter to My Daughter, resensi letter to my daughter maya angelou

Tidak ada komentar:

Posting Komentar