Jumat, 09 Juni 2017

Girls In The Dark oleh Akiyoshi Rikako

sumber gambar: Goodreads

Judul buku  : Girls in The Dark
Pengarang  : Akiyoshi Rikako
Tahun         : 2014
Penerbit      : Haru
Harga         :  Rp 44.000
Jumlah halaman : 284 halaman


Sinopsis:
Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...?
Gadis itu mati.
Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.Di tangannya ada setangkai bunga lily.
Pembunuhan? Bunuh diri?Tidak ada yang tahu.Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.
Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....
Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?
**

Membaca sinopsisnya saja membuatmu penasaran bukan?

Jujur, ini buku bergenre misteri dan karya Akiyoshi Rikako pertama yang saya baca dari dua halaman awal saja membuat kedua mata ini melotot dan terpasang. Bayangkan saja sejak awal novel kita bisa mendapatkan kasus pembunuhan sang ketua Klub Sastra. Populer, cantik, menawan, periang, pintar, kaya, dan anggun itulah gambaran Shiraishi Itsumi, gadis itu nyaris sempurna. Kematiannya menggemparkan seisi sekolah Santa Maria dan tentu saja anggota Klub Sastra. Tidak ada yang tahu bagaimana Itsumi bisa meninggal, bunuh diri apa dibunuh? Dan enam anggota Klub Sastra otomatis tak luput menjadi sasaran tersangka.

Klub Sastra di sekolah putri Santa Maria itu spesial, semua orang menginginkan menjadi anggotanya. Penggambaran yang mewah, elegan, ekslusif menjadi ciri klub ini. Namun hanya jika kau mendapat undangan Itsumi seorang untuk menjadi anggota Klub Sastra. Sang wakil ketua Sayuri adalah sahabat dekat Itsumi, sejak didirikannya Klub Sastra yang hanya beranggotakan dua orang perlahan satu persatu anggota bertambah. Semuanya memiliki kedekatan dengan Itsumi. Tapi kenapa Itsumi meninggal? Itulah poin utama cerita ini. 

Saya amat jatuh cinta dengan novel ini, misteri yang disajikan sungguh mengundang rasa penasaran untuk menghabiskan novel ini dan saya hanya butuh waktu satu hari saja. Formatnya pun unik, dengan sudut pandang orang pertama yang disajikan bab per bab yang merupakan naskah buatan para anggota Klub Sastra yang dibacakan oleh masing-masing dari mereka sendiri dan dipimpin oleh Sayuri selaku wakil ketua.

Cara Sayuri membawakan dan membangun pembacaan naskah sangat menarik dan menyebalkan di saat yang sama, tegas dan penuh sindiran. Misteri bunga lily yang menghubungkan dengan tiap anggota dan sajian plot twist yang tak hanya satu membuatmu terbelalak dan mengernyitkan dahi. Kesimpulannya Klub Sastra itu spesial tapi juga banyak kegelapan di dalamnya. Tak heran judulnya pun 'Girls in The Dark'.

Saya sangat puas dengan karya Akiyoshi Rikako ini dan tentu saja saya akan berburu karya beliau lainnya!

Sangat direkomendasi 4.5 dari 5 bintang.


resensi girls in the dark, resensi girs in the dark akiyoshi rikako

Tidak ada komentar:

Posting Komentar